Anak laki laki menjadi seorang yang nakal hingga kemudian dia bergabung dengan salah satu anggota geng motor. Hidupnya hancur seperti tidak ada masa depan untuknya. Semua harta kekayaan yang ditinggalkan oleh sang ayah dan ibunya pun selalu dia habiskan untuk balapan. Hingga suatu malam ketika dia sedang balapan motor diapun terjatuh sampai dirawat rumah sakit, ketika itu dia beranggapan bahwa azal sudah menghampirinya. Setelah anak itu sembuh dari rumah sakit, dia bermimpi bertemu dengan ibunya, dan ibunya berpesan untuk dia agar berubah menjadi lebih baik.
Setelah terbagun dari tidurnya, anak pun mencoba untuk menjalankan pesan dari sang ibu. Hingga suatu hari disebuah masjid besar, ketika anak laki laki hendak melaksanakan shalat, dia melihat ada seorang wanita cantik dengan kacamata yang sedang melakukan shalat, seketika dia merasa pintu hatinya mulai terbuka untuk wanita. Setelah wanita itu melaksanakan shalat, anak laki laki itu pun menghampiri wanita itu dengan harapan bisa mengenal siapa namanya dan tempat tinggalnya. Tapi wanita itu seakan cuek dan tidak peduli untuk berkenalan dengan anak laki laki itu sampai akhirnya wanita itu pergi meninggalkan anak itu sendirian.
Keesokan harinya anak laki laki itu kembali datang ke masjid dan berharap semoga wanita kemarin datang untuk melaksanakan shalat di masjid, namun wanita itu tidak datang kemasjid untuk melaksanakan shalat. Hal itu yang dilakukan anak laki laki setiap hari, namun wanita itupun selalu tidak datang ke masjid.
Hingga setelah lulus SMA, anak laki laki itu meneruskan pendidikan nya ke tingkat kuliah, karena itulah pesan ibunya sebelum meninggal dunia untuk terus melanjutkan pendidikan sampai sampai dia benar benar sukses. Mungkin rencana Tuhan itu indah akhirnya dia bisa berjumpa dengan wanita itu di kampus yang sama. Saat di kampus anak laki laki itu hanya bisa memandangi wanita itu dari kejauhan, karena dia berpikir ketika dia mendekati wanita itu, wanita itu akan pergi dan cuek kepada dia. Hingga suatu hari anak laki laki memberanikan diri untuk menghampiri wanita itu, namun benar saja wanita itu cuek kepadanya dan merasa tidak peduli kepadanya.
Hingga suatu saat anak laki laki mencoba mendekati wanita itu lewat temannya, dia meminta nomer telepon wanita itu kepada temannya namun temannya enggan untuk memberikan hal itu. Pada saat itu, dia merasa bahwa wanita itu tidak menyukainya. Akhirnya dia berusaha untuk tidak mendekati wanita itu lagi. Ketika anak laki laki itu sedang bermain dengan teman geng motornya, seketika dia memikirkan ucapan ibunya dalam mimpi bahwa dia harus berubah. Hal yang pertama kali terlintas di benak anak itu adalah dia harus berubah dalam artian apa, apakah dia harus rajin ataukan dia harus bagaimana.
Suatu hari anak itu pergi untuk mengunjungi kakek nya di sebuah desa, dan dia menceritakan mimpinya kepada kakek nya dan bertanya "dahulu saya pernah didatangi oleh ibu dalam mimpi, dan ibu berpesan untuk saya berubah" lalu kakek nya menjawab "ikuti saja kata hatimu, ketika kamu ingin berubah maka berubahlah karena Allah bukan karena yang lain". Si kakek bertanya kepada anak itu "lalu apa yang kamu pikirkan sekarang", saya bingung kakek, karena kata hati saya ingin berubah namun saya tidak tahu perubahan apa yang harus saya lakukan, jawab anak itu. Lalu si kakek berkata "apakah kamu sedang mendekati seorang wanita", anak itu berkata "itu dulu namun sekarang sudah tidak, karena wanita itu merasa tidak peduli dengan saya".
Kenapa kakek bertanya seperti itu, tanya anak laki laki. Lalu kakek menjawab "itulah awal perubahanmu, tapi perubahan itu sangat salah", lalu kenapa salah tanya anak itu. Perubahan itu bukan karena wanita atau harta, tapi perubahan itu hanya karena Allah, karena ketika kamu berubah karena Allah, maka wanita dan harta bahkan dunia akan mengikuti perubahan mu. Terima kasih atas pendapat kakek dan anak itu akan memutuskan berubah karena Allah, jawabnya. Kemudian dia pergi dari rumah kakeknya dan berhenti disebuah masjid pada jam 2 malam, diapun memutuskan untuk shalat supaya hatinya tenang dan berusaha untuk merubah sifat karena Allah.
Hari hari yang anak itu jalani di kampus, dia berubah menjadi anak laki laki yang soleh dan baik. Pada suatu saat dia mendapat pesan dari wanita yang dia suka dulu, dan wanita itu berkata "maaf dulu aku sering cuek kepadamu", tidak apa apa karena aku tau, aku belum pantas untuk dekat dengan mu, jawab anak laki laki itu. Hingga hari itu dia dengan wanita yang dia suka lebih dekat sebagi teman. Hingga suatu saat ketika anak laki laki sedang mengantar wanita itu pulang, tiba tiba ada 4 orang menghadang perjalanan nya. Akhirnya anak itu dan keempat orang tadi berkelahi dan saat itu, si wanita terkena pukulan dan terjatuh, dan saat itu keempat orang tadi lari meninggalkan anak laki laki dan wanita yang bersamanya.
Anak laki laki meminta maaf kepada wanita itu karena tidak menjaganya dengan baik, akhirnya dia mengantarkan wanita itu pulang. Pada saat tiba dirumah ayah wanita itu marah kepadanya karena anak wanita nya merasa kesakitan saat bersamanya. Lalu ayah wanita itu berkata "jangan pernah kamu dekati lagi anak perempuanku, karena kamu tidak baik untuk nya", mendengar hal itu anak laki laki pun terdiam sambil menundukan kepala. Dasar anak jalanan, kata ayah wanita itu.
Lalu anak itu menjawab sambil tersenyum "memang saya anak jalanan, memang saya anak nakal dan memang dulu saya sering bertumpah darah. Namun semua orang berhak berubah walaupun omongan orang sulit untuk dipisahkan dari diri saya. Ayah saya meninggalkan saya ketika saya smp dan ibu saya meninggal dunia saat saya masuk sma, saya hidup sebatang kara, saya menghabiskan hidup saya dijalanan. Tapi saya berhak untuk berubah, dan anak bapa telah membawa perubahan besar kepada saya".
Lalu ayah wanita itu berkata "untuk apa kamu berubah demi anak saya jika kamu hanya bisa menyakiti anak saya". Saya meminta maaf untuk kejadian tadi dan saya berusaha untuk tidak mengulangi hal yang sama, jawabnya. Ayah wanita itu berkata kepada anaknya "lalu kamu pilih ayahmu atau laki laki yang baru kamu kenal". Mendengar pernyataan tadi, wanita itu menangis dan anak laki laki itu berkata "mohon maaf bila kehadiran saya sudah mengganggu keluarga ini, biar saya saja yang pergi, karena saya sangat tau bahwa anak bapa akan memilih bapa dan saya tau perasaan yang dirasakan semua orang ketika ditinggal ayah dan ibunya". Akhirnya dia pamit kepada wanita itu dan kepada ayahnya sambil menundukan kepala atas penyesalan nya.
Hingga saat perjalanan dia mencoba mencari keempat laki laki yang tadi menyakiti wanita itu, akhirnya disebuah jalan dia melihat empat orang tadi dan berkehlahi dengan keempat orang itu sampai salah satu diantara mereka meninggal dunia. Saat itu dia merasa menyesal atas perbuatannya, hingga dia menyerahkan diri kepada polisi atas perbuatannya. Satu bulan dipenjara dia mencoba merenung atas perbuatannya selama ini, dia sangat menyesal atas perbuatannya dan mencoba berubah untuk lebih baik karrna Allah. Setelah satu bulan berlalu akhirnya dia keluar dari penjara karena dia masih melakukan pendidikan dan anak itu dibebaskan dengan bersyarat.
Setelah keluar dari penjara dia dan wanita itu merasa seperti awal mereka bertemu. Tidak ada lagi sapa diantara keduanya dan tidak ada lagi tawa diantaranya. Hingga anak laki laki berpikiran bahwa dia sudah tidak pantas untuk wanita itu dan dia beranggapan tidak pantas untuk siapapun. Waktu berlalu, hari seling berganti, siang dan malam seling berputar hari hari yang dia lakukan hanyalah sebuah penyesalan, namun dia yakin bahwa dia harus berubah walau dunia tidak mempedulikannya lagi, dan dia mencoba berikhtiar untuk berubah hanya karena Allah saja.
Suatu hari ketika anak laki laki hendak pergi kerumah kakenya, dia melihat ada sebuah mobil yang diikuti oleh 6 orang di jalan, akhirnya dia memutuskan untuk mengikuti kemana mobil itu berhenti. Akhirnya mobil itu berhenti dipinggir jalan yang sepi, lalu ke enam orang itu berusaha untuk merampok pengendara mobil itu. Tidak disangka, bahwa mobil itu adalah mobil wanita yang dia suka dulu bersama ayahnya. Saat itu dia merasa bingung apakah dia harus membantu wanita tersebut atau pergi langsung ke rumah kakek, setelah berpikir akhirnya dia memutuskan untuk menolong wanita dan ayah nya itu.
Akhirnya anak itu menolong wanita yang dia suka bersama ayahnya, hingga terjadilah perkelahian antara dia dengan keenam orang tadi. Saat perkelahian dia tertusuk dibagian perutnya hingga dia terjatuh lalu keenam orang tadi lari dan pergi meninggalkannya. Wanita tersebut dan ayahnya membawa anak laki laki itu ke rumah sakit, pada saat dirumah sakit dokter berkata bawa anak itu kekurangan banyak darah dan akhirnya wanita itu mencoba untuk mendonorkan sebagian darahnya kepada anak itu.
Setelah bangun dari sakitnya, ketika anak itu membuka mata dia merasa terkejut, karena wanita yang dia suka ada disamping nya untuk menemani dia sambil tertidur. Anak itupun sangat berterima kasih kepada wanita itu karena telah menemaninya di rumah sakit. Suatu hari, ketika dia sudah sembuh dan akan pulang kerumah, ayah wanita itu bertanya kepadanya "maafkan saya telah berprasangka buruk kepadamu dulu", tidak apa apa, jawab anak itu. Lalu apakah kamu serius kepada anak ku, tanya ayah wanita tersebut dihadapan anaknya itu. Lalu anak itu menjawab "sebuah hubungan yang tidak direstui akan berdampak buruk bagi yang menjalaninya".
Lalu ayah wanita itu bertanya kembali "apakah ketika saya sudah merestui hubungan mu dengan anak ku apakah kamu mau menjalaninya". Anak itu pun menjawab "saya sangat menyukai anak bapa, karena anak bapa telah membawa perubahan besar kepada saya, namun ketika bapa belum percaya kepada saya sepenuhnya maka saya tidak mau berhubungan dengan anak bapa". Insya Allah saya percaya kepada mu, karena saya yakin kamu bisa menjaga anak saya sepenuh jiwa mu, jawab ayah nya. Anak itu pun bertanya "lalu apakah bapa akan menunggu sampai aku dan anak bapa lulus kuliah". Akan saya tunggu jika kamu benar benar serius, jawab si ayah. Kemudian anak itu mencium tangan ayah wanita itu dan berterima kasih.
Tiga tahun berselang ketika anak laki laki dan wanita itu lulus kuliah, anak itu meminta kepada ayah wanita itu untuk memberinya waktu 1 tahun lagi untuk menunggu, karena dia ingin mendapatkan pekerjaan supaya bisa hidup bahagia dengan anak bapa.
Kemudian ayah wanita itu menyetujui permintaannya. Satu tahun berselang akhirnya anak itu meminta izin untuk melamar dan menikahi anak bapa tersebut. Dan akhirnya semua perubahan yang anak itu lakukan selama ini akhirnya menjadikan impian yang indah untuknya jalani kedepannya bersama wanita yang dia sukai dan sekarang menjadi istri solehah nya.
Belum ada tanggapan untuk "Sebuah Tulisan"
Posting Komentar