wanita pemilik bulan

    Suatu hari disebuah desa, lahirlah seorang bayi perempuan. Bayi itu terlihat cantik dengan wajah bulat dan mata yang indah. Orang tuanya berharap, kelak jika anak itu beranjak dewasa dia memiliki cita cita yang hebat melebihi cita cita keluarganya. 

    Setelah beranjak remaja, anak itu terlihat lebih cantik juga manis dengan kacamata diwajahnya. Wanita itu memiliki cita cita yang besar, dan dia berkeinginan kelak dia akan dikenal oleh banyak orang dan bisa membahagiakan keluarga. 

    Wanita itu sangat menyukai malam, karena baginya malam adalah hal yang paling menarik untuknya dan malam adalah tempat dimana dia dapat merasakan kesunyian agar dia dapat mencurahkan segala keluh kesah yang selama ini dia hadapi. Dia berharap, kelak akan ada seseorang yang menemaninya untuk menatap indahnya bulan dimalam hari. 

    Malam demi malam telah dia lalui sendiri, tanpa didampingi orang yang dia harapkan sebelumnya. Hingga disuatu malam, dia bercerita kepada bulan mengenai laki laki yang selama ini dia sukai. Cerita yang panjang dan tanpa sadar wanita itu tertidur dibawah naungan sinar bulan yang begitu indah dimalam itu. 

    Malam berikutnya, ketika dia sedang duduk sambil memandangi bulan dan indahnya malam, dia didatangi oleh salah satu temannya. Dan temannya berkata “malam yang indah untuk kita curahkan isi hati ini pada dunia”, wanita itu menatap temannya sambil tersenyum. 

    Setelah itu, temannya berkata “apa yang kamu inginkan dari malam”, “aku tidak menginginkan apa apa dari malam, dan aku tidak berharap banyak pada malam”, jawab wanita itu. Hingga, obrolan panjang itu mengantarkannya untuk beristirahat. 

    Berselangnya waktu, wanita ini beranjak dewasa, dia sudah mendapatkan semua cita cita yang dia inginkan, namun ada satu harapan yang belum dikabulakan, wanita itu menginginkan kelak ada seseorang yang menemaninya melihat indahnya bulan ditengah malam, dan setiap malam dia selalu mengharapkan hal itu. 

    Hingga disuatu malam, dia tidak melihat bulan diatas langit yang hanya dia lihat adalah malam yang sunyi dan rintikak air hujan yang membasahi bumi. Dia kecewa pada malam itu, karena dia tidak dapat melihat bulan yang selalu menemani sunyinya malam. 

    Malam berikutnya, suasana terasa berbeda baginya, karena malam itu langit sangat indah dihiasi bulan dan tebaran bintang yang menghiasi langit malam. Seketika dia sangat bersyukur karena dapat melihat keindahan malam yang belum pernah dia rasakan. Dan saat malam itu, tiba tiba datang seorang laki laki yang dia sukai, dan laki laki itu membawa cokelat dan bunga untuk diberikan padanya. 

    Wanita itu merasa heran dengan malam ini, laki laki itupun memberikan bunga dan cokelat yang dia bawa kepada wanita itu. Dan laki laki itu duduk disamping dia tanpa berkata satu kata pun yang terucap dari mulut laki laki itu. Dan hari semakin malam laki laki itu mengucapkan selamat tinggal dan meninggalkan wanita itu sendirian dengan rasa heran. Dia pun bertanya kepada bulan, apa yang sebenarnya terjadi malam ini. Diapun memeluk bunga yang diberikan laki laki tadi hingga dia tertidur. 

    Keesokan harinya, dia mendapat berita bahwa laki laki yang dia sukai telah tiada dan meninggalkannya untuk selamanya. Diapun merasa sedih mendengar kabar itu. Dan dia mengambil bunga yang diberikan laki laki itu dan memeluknya dengan erat sambil menangis sepanjang hari. 

    Hingga malam itu, dia baru mengerti bahwa harapan yang selama ini dia harapkan kepada bulan telah tercapai. Dan dia menyadari bahwa, laki laki yang dia sukai ingin melihatnya untuk terakhir kalinya sebelum laki laki itu tiada. Hingga malam itu dia berpikir bahwa ketika dia melihat bulat sama halnya dia melihat laki laki yang dia sukai.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "wanita pemilik bulan"

Posting Komentar